| Sirkulator Koaksial Sambungan Ganda RFTYT 450MHz-12.0GHz | ||||||
| Model | Rentang Frekuensi | BW/Maks | Tenaga Forard(W) | DimensiLebar x Panjang x Tinggi | Tipe SMA | Tipe N |
| THH12060E | 80-230MHz | 30% | 150 | 120.0*60.0*25.5 | ||
| THH9050X | 300-1250MHz | 20% | 300 | 90.0*50.0*18.0 | ||
| THH7038X | 400-1850MHz | 20% | 300 | 70.0*38.0*15.0 | ||
| THH5028X | 700-4200MHz | 20% | 200 | 50,8*28,5*15,0 | ||
| THH14566K | 1.0-2.0 GHz | Penuh | 150 | 145.2*66.0*26.0 | ||
| THH6434A | 2.0-4.0 GHz | Penuh | 100 | 64.0*34.0*21.0 | ||
| THH5028C | 3.0-6.0 GHz | Penuh | 100 | 50.8*28.0*14.0 | ||
| THH4223B | 4.0-8.0 GHz | Penuh | 30 | 42.0*22.5*15.0 | ||
| THH2619C | 8.0-12.0 GHz | Penuh | 30 | 26.0*19.0*12.7 | / | |
| Sirkulator Drop-in DualJunction RFTYT 450MHz-12.0GHz | ||||||
| Model | Rentang Frekuensi | BW/Maks | Tenaga Forard(W) | DimensiLebar x Panjang x Tinggi | Jenis Konektor | |
| WHH12060E | 80-230MHz | 30% | 150 | 120.0*60.0*25.5 | Garis strip | |
| WHH9050X | 300-1250MHz | 20% | 300 | 90.0*50.0*18.0 | Garis strip | |
| WHH7038X | 400-1850MHz | 20% | 300 | 70.0*38.0*15.0 | Garis strip | |
| WHH5025X | 400-4000MHz | 15% | 250 | 50,8*31,7*10,0 | Garis strip | |
| WHH4020X | 600-2700MHz | 15% | 100 | 40.0*20.0*8.6 | Garis strip | |
| WHH14566K | 1.0-2.0 GHz | Penuh | 150 | 145.2*66.0*26.0 | Garis strip | |
| WHH6434A | 2.0-4.0 GHz | Penuh | 100 | 64.0*34.0*21.0 | Garis strip | |
| WHH5028C | 3.0-6.0 GHz | Penuh | 100 | 50.8*28.0*14.0 | Garis strip | |
| WHH4223B | 4.0-8.0 GHz | Penuh | 30 | 42.0*22.5*15.0 | Garis strip | |
| WHH2619C | 8.0-12.0 GHz | Penuh | 30 | 26.0*19.0*12.7 | Garis strip | |
Salah satu karakteristik utama dari sirkulator sambungan ganda adalah isolasi, yang mencerminkan tingkat isolasi sinyal antara port input dan output. Biasanya, isolasi diukur dalam satuan (dB), dan isolasi tinggi berarti isolasi sinyal yang lebih baik. Tingkat isolasi sirkulator sambungan ganda biasanya dapat mencapai beberapa puluh desibel atau lebih. Tentu saja, ketika isolasi membutuhkan waktu lebih lama, sirkulator sambungan ganda juga dapat digunakan.
Parameter penting lainnya dari sirkulator sambungan ganda adalah rugi penyisipan (insertion loss), yang mengacu pada tingkat kehilangan sinyal dari port input ke port output. Semakin rendah rugi penyisipan, semakin efektif sinyal dapat ditransmisikan dan dilewatkan melalui sirkulator. Sirkulator sambungan ganda umumnya memiliki rugi penyisipan yang sangat rendah, biasanya di bawah beberapa desibel.
Selain itu, sirkulator sambungan ganda juga memiliki rentang frekuensi yang luas dan kapasitas daya tampung yang besar. Sirkulator yang berbeda dapat diaplikasikan pada pita frekuensi yang berbeda, seperti gelombang mikro (0,3 GHz - 30 GHz) dan gelombang milimeter (30 GHz - 300 GHz). Pada saat yang sama, ia dapat menahan tingkat daya yang cukup tinggi, mulai dari beberapa watt hingga puluhan watt.
Desain dan pembuatan sirkulator sambungan ganda memerlukan pertimbangan banyak faktor, seperti rentang frekuensi operasi, persyaratan isolasi, rugi penyisipan, batasan ukuran, dan lain-lain. Biasanya, para insinyur menggunakan simulasi medan elektromagnetik dan metode optimasi untuk menentukan struktur dan parameter yang sesuai. Proses pembuatan sirkulator sambungan ganda biasanya melibatkan teknik pemesinan dan perakitan presisi untuk memastikan keandalan dan kinerja perangkat.
Secara keseluruhan, sirkulator sambungan ganda merupakan perangkat pasif penting yang banyak digunakan dalam sistem gelombang mikro dan gelombang milimeter untuk mengisolasi dan melindungi sinyal, mencegah refleksi dan interferensi timbal balik. Sirkulator ini memiliki karakteristik isolasi tinggi, rugi penyisipan rendah, rentang frekuensi lebar, dan kapasitas tahan daya tinggi, yang memiliki dampak penting pada kinerja dan stabilitas sistem. Dengan perkembangan teknologi komunikasi nirkabel dan radar yang berkelanjutan, permintaan dan penelitian tentang sirkulator sambungan ganda akan terus meluas dan mendalam.